Forex Midle Time 4-7 Juli 2016 (Badai Belum Berlalu)

Longsor susulan akibat dampak dari Brexit batal terjadi pada minggu lalu, EuroUSD terdorong naik menyusul lemahnya beberapa data fundamental US   . Euro berhasil melakukan sedikit pemulihan dari titik terendah setelah Brexit, tetapi belum mampu menembus 50.0% FR. Ini adalah signal bahwa EuroUSD belum bisa dikatakan  benar benar pulih dan potensi Longsor Susulan belum bisa dinyatakan benar benar clear.

Minggu ini kembali  kita akan berhadapan kerasnya gelombang market. Dari US akan rilis NFP (Non Farm Employment Change). Ini adalah rilis data yang paling fenomenal. Secara mengejutkan pasar kerja yang mampu disediakan pemerintah bulan lalu anjlok dramatis dengan jumlah 38K. Ini adalah prestasi buruk sejak September 2011 dimana ketika itu NFP dirilis hanya 0 K.

Banyak analys berpendapat, ada sesuatu yang tidak beres dalam rilis bulan kemarin. Data data pendukung pasar kerja yang lain menunjukkan nilai yang beragam, ada yang stable, ada yang naik dan ada yang turun. Tetapi dalam penurunan yang terjadi, tidak se dramatis data NFP.

Menghadapi goncangan akibat Brexit, ECB tampaknya tidak mau gegabah mengambil kebijakan. Dari rilis rencana kerja yang dipublikasikan minggu lalu, CLICK DISINI.. ada kecenderungan ECB akan tetap melakukan pembelian obligasi sebagai langkah pelonggaran Quantitave dalam memperjuangkan target inflasi Zona Euro.

Kesimpulan

Brexit bukanlah sebuah berita biasa, ini adalah perjalanan panjang stabilitas Ekonomi kawasan Eropa meski pusat getaran berasal dari Poundsterling Inggris. Efek domino dampak dari brexit belum atau bisa dikatakan baru mulai. Ancaman Longsor susulan belum benar benar hilang. Kami berpandangan potensi longsor susulan akan terjadi dalam minggu ini, belum lagi  ditambah agenda agenda besar dari USA. Kami kembali berdiri pada posisi Bearish untuk EUROUSD dan posisi trade kami focus SELL EuroUSD.

Terima kasih, semoga bermanfaat.