Midle Time GBPUSD 11-15 Januari 2016

Sejauh ini,  poundsterling adalah mata uang yang paling menderita dengan semakin solidnya fundamental USA. Pounds menderita penurunan yang tajam sejak november 2015, kemrosotan pertumbuhan Industri Manufactur inggris dalam beberapa pereode belakang ini membawa Poundsterling terus berada dibawah tekanan USD.

Manufactur_Inggris

Dari sisi BoE, belum ada kabar dan tanda tanda tentang adanya rencana intervensi terkait perubahan suku bunga yang bisa menjadi suplement pounds untuk bangkit melawan USD, akan ada agenda rilis BoE minggu ini, dan ini bisa mengejutkan. Focus perhatian leader market lebih tertuju pada perkembangan laporan Industri manufactur Inggris.

Untuk Pounds, Perkembangan data Industri manufactur menjadi VITAL setidaknya untuk minggu ini, sebab ini adalah cerminan menyeluruh terhadap kondisi industri yang ada di Inggris raya, dan tentunya langsung berhubungan dengan prospect pasar kerja, inflasi di Inggris yang sekaligus menjadi alasan utama kenapa GBPUSD terus tertekan vs USD.

Technical Review

Ponds jatuh melebihi Support terendah 1.45673 di bulan April 2015, wilayah ini adalah wilayah Double Bottom yang seharusya bisa jadi Momentum untuk pound melakukan recovery dari trend bearish nya. Tetapi tampaknya dorongan fundamental mengharuskan pounds untuk mencari titik terendah baru. Pound sedang membentuk trend terendah baru ditengah lesunya perkembangan industri manufactur di inggris sana. Secara pribadi kami berpandangan Pounds masih berpotensi untuk melanjutkan trend Bearishnya menuju level  1.44190 dalam minggu ini.

Moga bermanfaat.